sikoracerestia.com - Malam penghargaan video game paling bergengsi di dunia, The Game Awards 2025, yang diselenggarakan pada 11 Desember waktu setempat, berakhir dengan kejutan besar yang mengguncang industri gaming. Di tengah antisipasi tinggi para penggemar terhadap sekuel-sekuel raksasa, gelar tertinggi Game of the Year (GOTY) 2025 jatuh kepada Clair Obscur: Expedition 33. Kemenangan ini menjadi sejarah baru, membuktikan bahwa kreativitas dan eksekusi artistik yang matang mampu menumbangkan popularitas franchise yang sudah mapan.

 

Clair Obscur: Expedition 33, sebuah game RPG turn-based besutan pengembang indie Sandfall Interactive, tidak hanya membawa pulang piala utama. Game ini benar-benar mendominasi panggung dengan memborong total 9 penghargaan dari 13 nominasi yang didapatkannya. Beberapa kategori bergengsi lain yang berhasil disapu bersih antara lain Best Game DirectionBest Narrative, dan Best Art Direction. Pencapaian ini sangat fenomenal mengingat game ini adalah proyek debut dari studio yang relatif kecil, namun mampu menyajikan kualitas visual dan kedalaman cerita setara produksi game triple A.

Gambar: GUILLAUME BROCHE - CEO & Creative Director dari Sandfall Interactive Developer Clair Obscur: Expedition 33 | Sumber: Youtube The Game Awards

Persaingan tahun ini sejatinya sangat ketat. Daftar nominasi GOTY 2025 diisi oleh nama-nama "monster" yang sudah sangat dinantikan, seperti Death Stranding 2: On the Beach karya Hideo Kojima, Hades II dari Supergiant Games, dan penantian panjang fans, Hollow Knight: Silksong. Judul lain yang juga masuk dalam jajaran nominasi elit ini adalah Kingdom Come: Deliverance II dan Donkey Kong Bananza. Sayangnya, sebagian besar pesaing berat ini harus pulang dengan tangan hampa di kategori utama, karena para juri dan voting penggemar lebih memilih inovasi segar yang ditawarkan oleh Expedition 33.

Kunci kemenangan Clair Obscur: Expedition 33 terletak pada keberaniannya menggabungkan elemen klasik dan modern. Para kritikus memuji sistem pertarungannya yang revolusioner mencampurkan strategi turn-based tradisional dengan mekanik real-time yang dinamis serta gaya visualnya yang terinspirasi dari seni era Belle Époque Prancis. Narasinya yang emosional, didukung oleh penampilan memukau dari Jennifer English yang memenangkan Best Performance, sukses membuat para pemain dan juri jatuh hati, menjadikannya standar baru untuk genre RPG modern.

Kemenangan ini mengirimkan pesan kuat ke seluruh industri game bahwa tahun 2025 adalah tahunnya para underdog. Kesuksesan Sandfall Interactive memberikan harapan baru bagi pengembang independen lainnya bahwa kualitas, visi yang unik, dan penyampaian cerita yang kuat adalah raja. Bagi Anda yang belum memainkannya, Clair Obscur: Expedition 33 kini bukan lagi sekadar "kuda hitam", melainkan sebuah masterpiece yang wajib dimainkan oleh setiap gamer.

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=WDraAxp-Wp8https://cdn1.epicgames.com/spt-assets/330dace5ffc74156987f91d454ac544b/project-w-1kt2x.jpg