sikoracerestia.com - Selama beberapa tahun terakhir, interaksi kita dengan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sering kali terasa seperti percakapan dengan orang asing yang menderita amnesia atau lupa ingatan dalam beberapa menit/jam. Betapapun seringnya kita mengobrol, setiap sesi baru seolah menjadi pertemuan pertama kembali. Kita harus terus-menerus menjelaskan siapa kita, atau apa pekerjaan kita, atau gaya bahasa seperti apa yang kita sukai. Namun, batasan yang melelahkan tersebut kini mulai runtuh. Google, melalui pembaruan terbesarnya pada Gemini, memperkenalkan konsep revolusioner yang disebut Personal Intelligence. Langkah ini menandai pergeseran besar dari sekadar chatbot penjawab pertanyaan menjadi asisten digital sejati yang memahami konteks kehidupan penggunanya secara mendalam dan berkelanjutan.

Secara sederhana, Personal Intelligence adalah kemampuan Google Gemini untuk mengingat informasi spesifik, preferensi, dan konteks unik tentang penggunanya di lintas percakapan. Jika sebelumnya AI hanya memproses data berdasarkan apa yang ada di internet secara umum, kini Gemini memiliki kemampuan untuk mengelola ingatan sebelumnya tentang Anda. Sebagaimana dilaporkan oleh berbagai media teknologi, evolusi ini memungkinkan Gemini untuk mengakses kembali detail yang pernah Anda bagikan sebelumnya seperti hobi, batasan diet, tujuan karier, atau bahkan format penulisan favorit Anda dan menggunakan informasi tersebut untuk memberikan jawaban yang jauh lebih relevan tanpa perlu diminta ulang. Ini adalah upaya Google untuk memanusiakan interaksi digital, membuat mesin tidak hanya pintar secara intelektual, tetapi juga cerdas secara personal.

Baca Juga: Vietnam Wajibkan Iklan YouTube Bisa Dilewati dalam 5 Detik Mulai Februari

Dalam rilis resminya di Blog Google, tim pengembang menjelaskan bahwa inti dari fitur ini adalah kemampuan untuk menyimpan informasi yang memungkinkan pengguna untuk membagikan detail tentang diri mereka dan kehidupan mereka. Google menekankan sebuah poin penting "You can share information about yourself and your life, and ask Gemini to remember it." Anda dapat membagikan informasi tentang diri Anda dan kehidupan Anda, serta meminta Gemini untuk mengingatnya.

Fungsinya sangat krusial dalam efisiensi aktivitas sehari-hari. Bayangkan Anda sedang meminta Gemini untuk membuat sebuah kode laman depan website. Tanpa Personal Intelligence, Anda harus mengetik perintah panjang seperti, "Buatkan saya sebuah kode untuk laman depan website saya dengan pepaduan warna sedemikian dan seterusnya...dst." Dengan fitur baru ini, karena Anda pernah menyebutkan alergi dan preferensi pedas tersebut di percakapan minggu lalu, Anda cukup mengetik, "Berikan saya kode laman depan website saya yang sudah pernah kamu buatkan." Gemini akan secara otomatis memfilter kata yang mengandung kode laman depan dan memberikan kode yang dimau. Fitur ini memangkas waktu, mengurangi repetisi, dan menciptakan pengalaman yang jauh lebih mengalir selayaknya berbicara dengan asisten pribadi manusia

Kecanggihan ini tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan ekosistem Google yang luas. Personal Intelligence memungkinkan Gemini untuk menyatukan informasi dari berbagai layanan yang Anda gunakan, seperti GMail, GDocs, atau GDrive, tentunya dengan izin pengguna. Misalnya, saat Anda meminta Gemini untuk menulis draf email kepada atasan, AI ini akan mengingat nada bicara profesional yang biasa gunakan dalam dokumen-dokumen sebelumnya. Hal ini sejalan dengan tren teknologi saat ini di mana personalisasi menjadi kunci utama, mengubah cara kita bekerja dari sekadar memberi perintah menjadi berkolaborasi dengan mitra digital yang proaktif.

Tentu saja, kemampuan sebuah mesin untuk mengingat kehidupan pribadi memunculkan pertanyaan besar mengenai privasi. Google menyadari kekhawatiran ini dan merancang Personal Intelligence dengan kendali penuh di tangan pengguna. Dalam laman Saved Info, pengguna diberikan transparansi total untuk melihat apa saja yang diingat oleh Gemini. User memiliki otoritas mutlak untuk mengedit, menambah, atau menghapus ingatan tersebut kapan saja. Jika merasa Gemini mengetahui terlalu banyak hal yang sudah tidak relevan, Kita dapat menghapusnya. Pendekatan ini memastikan bahwa kenyamanan dan keamanan data tetap menjadi prioritas, sembari menikmati kemudahan teknologi yang ditawarkan.

Kehadiran Personal Intelligence di Google Gemini bukan sekadar pembaruan fitur biasa, tetapi adalah sebuah lompatan evolusi dalam hubungan manusia dan mesin. Kita sedang bergerak menuju masa depan di mana teknologi tidak lagi pasif, melainkan adaptif terhadap kebutuhan individu yang unik. Dengan kemampuan mengingat konteks dan preferensi, Gemini menawarkan efisiensi yang belum pernah ada sebelumnya.